Sang Penanti Mimpi

Aku menanti datangnya hari itu

Aku merindu setiap hal yang kan terjadi

Aku meniti segalanya demi selangkah lebih dekat dengan mimpi

Mimpi dimana pekerjaanku melibatkan segenap hati dan pikiran

Hingga aku melupakan pijakan kaki

Melupakan waktu yang memanggil datangnya senja

Mimpi dimana bukan harta yang kucari

Tapi panggilan hidup yang ku dapat

Panggilan mulia dari Sang Pemberi Mimpi

Ku tak tahu kapan mimpi kan menunjukkan cahaya nyatanya

Yang ku tahu

Mimpi perlu semangat luar biasa yang menggerakan kerja keras

Dan meski mimpi memberi rasa sakit tiada tara

Memberi derita yang tak tertahankan

Namum mimpi memberiku arti sebuah penantian

Mengajarku mencintai di tengah penantian sulit

Mengajakku berjalan jauh, sangat jauh

Berjalan dalam keheningan yang menyenangkan

Aku, sang penanti mimpi

Kan terus bermimpi, kan tetap menanti

Karna tanpa dinanti, mimpi kan tersisih

By : Shema Love

 

Refleksi :

Sebenarnya ini puisi pertamaku. Aku nggak tahu gimana caranya mengungkapkan perasaan hati melalui puisi. Maklum, biasanya nulis artikel doang. Hehehe. Tapi aku cuma mau berbagi sama kalian,  mungkin ada diantara kita yang hari ini merasa tertekan dengan pekerjaan atau jurusan kuliah yang nggak sesuai passion. Duh, rasanya capek banget ya kerja kayak itu. Menguras energi jasmani dan rohani. But, don’t ever give up guys! Teruslah bermimpi, tetaplah menanti! Meski rasanya melelahkan.. Tapi itu semua akan terbayar harganya di masa yang akan datang. Tuhan menyertai kita semua! 🙂 Jangan putus asa dan tetap berdoa. Next time aku bakal share yang lebih lengkap. Hehehe. See you guys! Happy weekend!

 

Advertisements